<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mega Holic &#187; bandung</title>
	<atom:link href="http://megaholic.com/tag/bandung/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://megaholic.com</link>
	<description>All in One Information Blog &#38; LifeStyle</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 08:34:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>The Tarix Jabrix terinspirasi Geng Motor Bandung</title>
		<link>http://megaholic.com/2008/04/29/film-review/the-tarix-jabrix-terinspirasi-geng-motor-bandung</link>
		<comments>http://megaholic.com/2008/04/29/film-review/the-tarix-jabrix-terinspirasi-geng-motor-bandung#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2008 06:07:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mega</dc:creator>
				<category><![CDATA[film review]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[geng motor]]></category>
		<category><![CDATA[mbak erot]]></category>
		<category><![CDATA[tarik jabrik]]></category>
		<category><![CDATA[The Changcuters]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.balimag.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[film drama komedi romantis “The Tarix Jabrix”, mengangkat fenomena maraknya geng motor di Bandung, Jawa Barat, yang kerap melakukan kekerasan dalam rekrutmen anggotanya.”Bukan kekerasannya yang diangkat dalam film ini, tapi kesederhanaan dan pesan positif bahwa ada geng motor yang sopan, taat peraturan lalu lintas, membela kebenaran, patuh pada orangtua, dan anti narkoba,” ujar Produser “The [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">film drama komedi romantis “The Tarix Jabrix”, mengangkat fenomena maraknya geng motor di Bandung, Jawa Barat, yang kerap melakukan kekerasan dalam rekrutmen anggotanya.”Bukan kekerasannya yang diangkat dalam film ini, tapi kesederhanaan dan pesan positif bahwa ada geng motor yang sopan, taat peraturan lalu lintas, membela kebenaran, patuh pada orangtua, dan anti narkoba,” ujar Produser “The Tarix Jabrix”, Chand Parwez Servia</p>
<p>Film karya sutradara Iqbal Rais ini dibintangi lima anak muda yang tergabung dalam grup band asal Kota Bandung “The Changcuters”. Mereka adalah Tria Changcut, Dipa Changcut, Erick Changcut, Qibil Changcut, dan Alda Changcut.</p>
<p>Musik tema dalam film ini juga diambil dari beberapa lagu milik The Changcuters yang liriknya kocak seperti dalam lagu “I Love You, Bibeh”, “Awas Angkot!!”, dan “Hey, Nona”.</p>
<p>Carissa Putri (Ayat Ayat Cinta) dan Francine Roosenda (Pocong 3, Extra Large) turut memperkuat film ini dengan berperan sebagai remaja SMA. Sejumlah pemain pendukung lainnya adalah Edi Brokoli, Iga Mawarni, Joe P-Project, Inggrid Widjanarko, Tyas Mirasih, dan Epi Kusnandar.</p>
<p>Film “The Tarix Jabrix” mengisahkan persahabatan lima pelajar SMA di Bandung yang terobsesi membentuk geng motor, seperti yang tengah menjadi fenomena di Kota Kembang itu. Anggota geng ini menjunjung tinggi norma masyarakat dan sangat tidak setuju terhadap kelakuan geng motor yang brutal, kriminal, dan mengonsumsi narkoba.</p>
<p>kata Aria Cangcut, pemeran Cacing (ketua geng Tarix Jabrix).“Saya pribadi melihat film ini lebih pada upaya anak-anak muda sekarang membangkitkan rasa percaya diri. Kalau menurutmu ide itu bagus, kenapa nggak diwujudkan saja. Seperti halnya anak-anak The Tarix Jabrix yang tetap percaya diri meski geng motor mereka berbeda dari yang lain,”</p>
<p>Sayangnya kelompok yang menamakan diri seperti judul filmnya ini tidak diakui diantara geng lain karena motor mereka ketinggalan jaman alias motor butut.</p>
<p>Masalah mulai bergulir ketika anggota The Tarix Jabrix terlibat ketegangan dengan geng motor The Smokers. Problem yang dimunculkan soal ketertarikan Cacing pada Calista (Carissa Putri) dan isu penggunaan narkoba oleh salah satu anggota The Smokers.</p>
<p>Naskah film ini ditulis Hilman Sofyan, pemuda asal Bandung yang pernah memperkuat P-Project. Tantangan dalam pembuatan skenario ini menurut Sofyan, memadukan cerita komedi, kriminal, dengan tetap mengedepankan kekuatan karakter para personil The Changcuters yang kocak dan lucu.</p>
<p>Sebelum “The Tarix Jabrix”, Starvision Plus secara rutin menghadirkan film-film yang inspirasinya diambil dari fenomena di masyarakat.</p>
<p>Sebelumnya rumah produksi ini menggarap film “Get Married” (2007) dan film “Extra Large, Antara Aku, Kau, dan Mak Erot” (2008). Film Get Married mengangkat kehidupan kaum urban di Jakarta, sedangkan Extra Large mengangkat fenomena Mak Erot.</p>
<div id="seo_alrp_related"><h2>Tulisan Mega lainya berhubungan dengan  The Tarix Jabrix terinspirasi Geng Motor Bandung</h2><ul><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://megaholic.com/2009/09/15/artis-indonesia/video-maria-ozawa-miyabi-siap-main-film-di-indonesia" rel="bookmark">Video maria ozawa miyabi siap main film di Indonesia</a></h3><p>wew judul artikel diatas serem juga yah"Video maria ozawa miyabi siap main film di Indonesia" hihihihi....masih ingat ga terntang postingan mega tentang film bokep Maria ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://megaholic.com/2008/06/02/tips-dewasa/beberapa-ciri-wanita-yang-membuat-pria-cepat-tergoda" rel="bookmark">Beberapa Ciri Wanita yang Membuat Pria cepat Tergoda</a></h3><p>cantik saja tidak akan cukup untuk membuat gairah pria ’on’? ohh tidak, sis!. Ada beberapa rahasia yang dimiliki kaum hawa yang mampu memikat lawan jenis. ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://megaholic.com/2008/08/22/artis-indonesia/artis-bokep-asia-carrera" rel="bookmark">Artis bokep ASIA CARRERA</a></h3><p>Artis bokep tenar yang satu ini memang sudah lama mengumumkan pengunduran dirinya dari film bokep sejak tahun 2003 silam namun sampai sekarang gaung nama asia ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://megaholic.com/2008/04/12/all-about-lifestyle/all-about-underground" rel="bookmark">all about underground</a></h3><p>Istilah underground pertama kali muncul sebagai sebutan untuk berbagai pergerakan yang “terlarang” pada masa lalu. Salah satunya adalah pergerakan para budak dari Afrika yang berusaha ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://megaholic.com/2008/04/24/curahan-hati/dunia-it-ga-bisa-memuaskan-wanita" rel="bookmark">Dunia IT ga bisa Memuaskan Wanita</a></h3><p>Wanita yang bekerja di dunia teknologi informasi mengaku tidak puas. Mereka terutama mempermasalahkan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan. Itulah hasil survei yang digelar di kalifornia ...</p></div></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://megaholic.com/2008/04/29/film-review/the-tarix-jabrix-terinspirasi-geng-motor-bandung/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>all about underground</title>
		<link>http://megaholic.com/2008/04/12/all-about-lifestyle/all-about-underground</link>
		<comments>http://megaholic.com/2008/04/12/all-about-lifestyle/all-about-underground#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Apr 2008 08:14:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mega</dc:creator>
				<category><![CDATA[lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[8 bit]]></category>
		<category><![CDATA[bandung]]></category>
		<category><![CDATA[bawah tanah]]></category>
		<category><![CDATA[clothing]]></category>
		<category><![CDATA[community]]></category>
		<category><![CDATA[culture]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[hip-hop]]></category>
		<category><![CDATA[indie]]></category>
		<category><![CDATA[metal]]></category>
		<category><![CDATA[mod]]></category>
		<category><![CDATA[music]]></category>
		<category><![CDATA[musik indie]]></category>
		<category><![CDATA[punk]]></category>
		<category><![CDATA[race]]></category>
		<category><![CDATA[rock]]></category>
		<category><![CDATA[techno]]></category>
		<category><![CDATA[undergraound places]]></category>
		<category><![CDATA[underground]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.balimag.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Istilah underground pertama kali muncul sebagai sebutan untuk berbagai pergerakan yang “terlarang” pada masa lalu. Salah satunya adalah pergerakan para budak dari Afrika yang berusaha membebaskan dirinya di Amerika Serikat pada awal abad ke 19. Pada era-era berikutnya, kata underground sering digunakan untuk mendefinisikan berbagai subkultur yang menamakan diri mereka berbeda dari budaya maupun masyarakat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Istilah underground pertama kali muncul sebagai sebutan untuk berbagai pergerakan yang “terlarang” pada masa lalu. Salah satunya adalah pergerakan para budak dari Afrika yang berusaha membebaskan dirinya di Amerika Serikat pada awal abad ke 19. Pada era-era berikutnya, kata underground sering digunakan untuk mendefinisikan berbagai subkultur yang  menamakan diri mereka berbeda dari budaya maupun masyarakat yang mainstream. Tentunya subkultur ini timbul sebagai perkembangan dari hal yang sudah ada lebih dulu, entah karena kebosanan atau sekedar sebagai perubahan yang harus selalu terjadi.</p>
<p>Hal ini pun terus berkembang hingga hari atau detik ini. Kata underground tidak hanya identik sebagai segala pergerakan yang jauh dari hal-hal mainstream, melainkan juga sebagai hal-hal baru yang mungkin belum mencapai ke permukaan (baca: diterima oleh publik), namun berpotensi untuk menjadi mainstream, bahkan disukai. Atau bisa jadi sudah mencapai permukaan, namun masih menunggu waktu yang tepat agar orang-orang mau menerimanya sebagai hal yang umum. Kini, sebutlah diri Anda underground bila Anda menyukai hal-hal yang tidak biasa serta berbeda dari kebanyakan orang.</p>
<p>Baiklah, rasanya cukup berfilosofi. Kini saatnya menengok sekeliling Anda. Ada hal yang dulunya disebut underground, namun sekarang menjadi mainstream. Ada hal yang dulu disebut underground, dan masih disebut demikian hingga sekarang. Dan ada juga hal yang saat ini disebut underground, tapi suatu saat nanti akan menjadi sebuah trend baru. Seperti kutipan Frank Zappa di atas, “The mainstream comes to you, but you have to go to the underground.”</p>
<p><strong>17 THINGS YOU SHOULD KNOW ABOUT UNDERGROUND CULTURE</strong></p>
<p><strong>Mod Culture</strong><br />
Berawal dari sekelompok remaja di London pada tahun 1958 yang terobsesi pada berbagai gaya fashion dan musik yang baru pada masa itu, seperti Italian suits yang berpotongan slim-cut, musik Jazz, serta R&amp;B (rhythm and blues). Bicara tentang Mod berarti bicara mengenai fashion. Jas, celana panjang berpotongan lurus, dan pointed shoes merupakan barang wajib bagi para pria, sementara para wanita mendandani dirinya dengan gaya yang boyish dengan riasan mata yang gelap dan rambut pendek untuk memberi kesan unisex. Baik pria maupun wanita, keduanya sama-sama mengendarai scooter Vesta dan Lambretta yang semakin mencerminkan gaya mereka yang snobbish dan phoney. The Mods were definitely complete followers of the latest fashion.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hippie Culture</strong><br />
Hippie atau hippy merupakan sebutan untuk sebuah kaum yang mulai terbentuk di Amerika Serikat pada awal tahun 1960, dan resmi menjadi sebuah grup sosial pada tahun 1965. Pada awalnya kaum hippie adalah bagian dari youth movement yang terdiri atas kaum muda berkulit putih yang menganut tradisi Bohemians dan beatniks. Hippies (sebutan untuk kaum hippie) mengkritik kaum menengah ke atas, menentang senjata nuklir, beberapa di antaranya menganut sexual liberation, vegetarian, eco-friendly, dan identik dengan obat-obatan yang psychedelic. Mereka menjadikan seni alternatif, teater jalanan, musik folk dan psychedelic rock sebagai bagian dari gaya hidupnya, sekaligus sebagai media untuk mengekspresikan suara mereka mengenai berbagai isu sosial.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Punk-Rock</strong><br />
Punk Rock adalah sebutan untuk jenis musik sekaligus pergerakan anti Rock yang timbul pada pertengahan tahun 1970&#8242;an. Eksis sebelum kehadiran Protopunk, Punk Rock berkembang antara tahun 1974 hingga 1977 di Amerika Serikat, Inggris, dan Australia, yaitu negara-negara di mana Ramones, Sex Pistols, dan The Clash dianggap sebagai pergerakan musikal yang baru. Band-band Punk Rock merupakan &#8216;pelarian&#8217; dari musik Rock mainstream yang ada pada masa itu, yaitu identik dengan musik-musik yang pendek, kencang, dan terkadang disertai dengan lirik-lirik yang berbau protes maupun politik. Subkultur ini menjadi ekspresi atas pemberontakan kaum muda, gaya berpakaian, dan attitude DIY (do it yourself). Kini Punk Rock tidak lagi bernuansa underground seperti dulu, dan telah berkembang menjadi Alternative Rock.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Techno</strong><br />
Merupakan singkatan dari kata technology, Techno adalah salah satu bentuk musik electronic dance yang berawal di Eropa Barat pada akhir tahun 1970&#8242;an, dan berikutnya dikembangkan di Detroit dan Michigan pada tahun 1980&#8242;an. Dengan mendapatkan pengaruh dari musik Chicago House, Electro, New Wave, Funk, dan bunyi-bunyian futuristik, Techno banyak menggunakan elemen perkusi dan bunyi-bunyian elektronik namun dengan jumlah melodi yang minimal. Walaupun berawal dari underground scene, Techno memberikan pengaruh yang besar bagi perkembangan musik mainstream Eropa yang bernuansa disco-pop.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Underground Hip Hop</strong><br />
Underground Hip Hop atau disebut juga Alternative Hip Hop atau Alternative Rap dapat diartikan sebagai aliran Hip Hop yang menolak berbagai stereotype musik rap, misalnya gangsta, funk, bass, hardcore, dan party rap. Mereka juga membuat aliran ini semakin blur dengan memasukan berbagai elemen seperti pop/rock, jazz, soul, reggae, bahkan folk. Beberapa rap acts yang masuk dalam kategori ini antara lain Jurrasic 5, Company Flow, Black Star, Mos Def, dan Pharoahe Monch, yang dianggap mementingkan hal-hal lain diluar dari penjualan album.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> Underground Race</strong><br />
Namanya saja balap liar, sampai kapan pun hal ini akan terus bersifat underground. Walaupun telah ada sejak dulu, balap liar telah mengalami berbagai perkembangan seiring dengan perkembangan zaman. Mulai dari mobil-mobilnya hingga jalan yang digunakan. Di awal tahun 1990&#8242;an dulu, “kelompok” balap liar biasa didominasi oleh mobil-mobil standar seperti Honda Civic dan Toyota Starlet, sedangkan sekarang adalah eranya mobil-mobil mewah seperti Nissan Skyline yang mendominasi. Dan kalau dulu lebih sering digelar di jalan-jalan besar, sekarang balap liar telah beralih ke jalan tol!</p>
<p><strong>Underground Film</strong><br />
Yaitu film-film yang berada di luar genre, gaya, ataupun financing yang mainstream. Istilah ini lahir pada tahun 1957, yaitu hasil karya dari mereka yang anti akan film-film Hollywood. Pada akhir 1950&#8242;an istilah film underground mulai digunakan untuk film-film indie yang marak di San Fransisco, California, dan New York. Pada tahun 1990&#8242;an istilah ini pun berkembang menjadi “underground cinema”, yaitu untuk mendefinisikan film-film dengan transgressive art dan budget yang super rendah. Semangat underground film atau underground cinema akhirnya menghasilkan berbagai underground film festival seperti New York Underground Film Festival, Chicago Underground Film Festival, Toronto&#8217;s Images Festival, dan sebagainya. Di Indonesia, walaupun belum memiliki underground film festival, saat ini telah ada banyak sekali film-maker dan komunitasnya yang senantiasa memproduksi film-film underground atau indie.</p>
<p><strong>Local Clothing</strong><br />
Local clothing boleh jadi merupakan salah satu bisnis yang cukup marak dan masuk dalam kategori hal yang mainstream. Namun perlu dicatat bahwa perkembangan local clothing berawal dari pergerakan underground, di mana local clothing dibangun bersamaan dengan indie scene. Dengan jumlah produksi yang minim, desain yang orisinal, bahan yang berkualitas, serta konsep dan sistem penjualan yang tergolong underground. Nama-nama seperti Airplane, Monik, dan Ouval merupakan beberapa nama yang meramaikan scene ini pada awalnya. Outlet untuk mendistribusikan koleksi local clothing disebut distro. Namun kini istilah distro mulai ditinggalkan dikarenakan banyaknya koleksi distro yang berkualitas rendah karena sekedar ikut-ikutan. Sampai akhirnya scene ini berkembang dan dikenal dengan sebutan streetwear, dan beberapa di antaranya bahkan berinovasi dengan melakukan kolaborasi antara desainer.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Underground Community</strong><br />
Sebagian besar kreativitas yang bersifat underground bisa dikatakan selalu dijalankan secara berkelompok. Karena itulah hal-hal underground selalu identik dengan komunitas. Secara global, ada banyak sekali jenis-jenis komunitas underground yang ada. Sedangkan saat ini di Indonesia sendiri, komunitas-komunitas underground terdiri atas mereka yang bergerak dalam bidang urban art (graffiti dan para bomber-nya), komunitas-komunitas pembuat komik yang selalu menjual hasil karya mereka secara independen, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Underground Places</strong><br />
Harus diakui bahwa di sini tidak begitu banyak tempat-tempat underground seperti di luar sana. Karena kebanyakan tempat-tempat yang masuk dalam kategori underground di sini lebih berupa private club yang dikhususkan bagi anggotanya, club-club untuk party yang buka sampai larut (bahkan sampai berhari-hari), serta tempat-tempat karaoke yang fungsinya dialihkan menjadi private room untuk menggelar room session (yang dalam hal ini tergolong sebagai private party). Hal yang disebutkan terakhir termasuk yang paling marak akhir-akhir ini, mengingat semakin banyak orang orang yang menginginkan suasana yang private untuk party. Akhirnya, beberapa tempat karaoke pun telah menyediakan berbagai fasilitas untuk mereka yang sebenarnya sama sekali tidak melakukan aktivitas karaoke di dalamnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Indie</strong><br />
Indie alias independent adalah lebih dari sekedar jenis musik. Merupakan suatu scene yang di dalamnya terdapat musisi, fanzine, venue, dan hal-hal lainnya. Dalam indie scene sendiri ada berbagai jenis musik yang berbeda, karena aliran musik indie berbeda dari musik-musik mainstream, dan biasanya ditolak oleh label-label besar karena musiknya dianggap berbeda dan bukan konsumsi publik. Nirvana bisa dikatakan sebagai band indie pertama yang mendunia karena bergabung dengan major label, dan menyuguhkan warna yang baru lewat hits-hitsnya.</p>
<p>Di Indonesia, indie scene mulai nampak di permukaan sejak PAS band dari Bandung merilis sendiri albumnya secara independen dan laku keras. Kemudian diikuti dengan kehadiran band-band indie lainnya seperti Puppen, Pure Saturday, Cherry Bombshell, Koil, Rumah Sakit, dan banyak lagi. Sekarang scene ini diramaikan oleh nama-nama seperti Goodnight Electric dan White Shoes And The Couples Company yang juga berangkat dari semangat indie, walaupun kini popularitas mereka jauh melebihi musisi indie pada umumnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Metal</strong><br />
Metal atau Heavy Metal dulunya lebih ditujukan bagi pendengar yang underground, karena yang kita kenal sekarang telah masuk kategori mainstream. Berkembang pada akhir tahun 1960&#8242;an dan awal 1970&#8242;an, dengan akar dari Blues-Rock dan Psychedelic Rock, aliran musik ini dipenuhi dengan elemen-elemen yang ditimbulkan dari gitar, drum, dan distorsi. Nama-nama band seperti Led Zeppelin, Black Sabbath, dan Deep Purple memang memiliki pengikut yang terbanyak, mereka juga seringkali menuai kritik karena dianggap mulai meninggalkan jiwa underground yang seharusnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>8 Bit</strong><br />
Anda mungkin tidak terlalu familiar dengan namanya, tapi Anda pasti akrab dengan suara-suara pada analog video games di era Nintendo dan Sega. Ya, itulah musik 8 bit, atau dikenal juga dengan sebutan bit music, chip tunes, ataupun bit pop. Curah Melodi Mandiri adalah salah dari beberapa pengusung musik 8 bit yang dibuat menjadi bernuansa Rock, Pop, bahkan Electro. Ajang Pesta Mikro yang digelar di Jakarta baru-baru ini merupakan wadah bersifat underground yang menyatukan berbagai jenis musik ini menjadi sebuah suguhan party yang seru. Musik inilah yang nantinya akan menjadi trend yang meramaikan kancah musik lokal, khususnya dance scene.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Website</strong><br />
Berterimakasihlah pada teknologi yang telah memudahkan aksi kita dalam melancarkan aksi underground. Salah satu wujud yang paling nyata adalah internet dan website yang mendorong munculnya berbagai wadah dalam bentuk website seperti Myspace, Multiply, dan Deviant Art. Bayangkan saja, dengan media yang terhitung gratis, siapa pun dapat mempromosikan dan berbagi hasil karya seperti desain, fotografi, musik, video, dan sebagainya.</p>
<p>Deviant Art yang memiliki motto “when art meets application” digemari oleh mereka yang suka berkutat akan fotografi, seni, dan aplikasi, maupun perpaduan antara semuanya itu. Sementara Multiply dan Myspace sangat berjasa akan berkembangnya indie scene dan berbagai jenis musik baru di seluruh dunia, karena melalui media ini para musisi baru dapat mempromosikan audio dan video terbaru mereka, dan para pendengarnya dapat mencari dan menikmatinya secara gratis. Benar-benar suatu fenomena underground yang baru.</p>
<p><strong>Rave Scene</strong><br />
Rave atau rave party adalah sebutan untuk dance event yang menghadirkan DJ dengan berbagai jenis musik elektronik, sudah dikenal sejak tahun 1980&#8242;an. Rave party yang sesungguhnya benar-benar bersifat underground dan diasosiasikan sebagai party yang ilegal, digelar di tempat-tempat yang tidak umum, dan ditujukan bagi sekelompok komunitas tertentu. Persis seperti yang ditonjolkan dalam film Groove di tahun 2000. Sedangkan rave scene lokal telah mengalami sedikit pergeseran arti, karena rave party yang kita kenal di sini lebih bersifat komersil. Tidak lagi underground, karena lebih terfokus pada line up DJ dan musik itu sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Graffiti</strong><br />
Bicara mengenai underground scene tidak akan lengkap tanpa membicarakan urban culture, yang di dalamnya terdapat istilah graffiti yang masuk dalam kategori urban art. Tidak ada yang mengetahui secara jelas kapan seni yang satu ini berawal, yang pasti graffiti telah ada sejak masa pemerintahan kerajaan Roma, yang berkembang menjadi modern graffii seperti yang kita kenal saat ini. Di beberapa negara graffiti merupakan hal yang melanggar hukum, sedangkan di Indonesia belum jelas pasal-pasal mengenai hal yang satu ini.</p>
<p><strong>Parkour</strong><br />
Ingat film Yamakasi? Olah raga itulah yang disebut dengan parkour. Olah raga yang disebut-sebut sebagai underground sport ini merupakan perpaduan antara bela diri, gymnastic, dan sedikit nuansa militer. David Belle, penciptanya, merupakan bagian dari sekelompok anak muda yang merasa bingung dengan kehidupan yang monoton sepulang sekolah. Sehingga David Belle dan salah seorang temannya mulai mencari sebuah permainan baru yang sensaional, dan akhirnya mereka membuat atraksi yang menarik perhatian. Kaki pun menginjak segala permukaan mulai dari dinding, pagar, jalan, jembatan, dan di mana saja tanpa peduli dengan keadaan yang ada disekitar mereka. Akhirnya terciptalah free running atau parkour, sedangkan yang memainkannya dinamakan parkourer.</p>
<div id="seo_alrp_related"><h2>Tulisan Mega lainya berhubungan dengan  all about underground</h2><ul><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://megaholic.com/2008/04/15/semuanya-tentang-musik/festival-musik-dunia" rel="bookmark">festival musik dunia</a></h3><p>Apa kirainya terjadi bila dunia ini tanpa musik!!!!wuichhhhhh... mungkin ga ada artis, musisi, penari, salsa, pogo, mozing, dansa dan lain-lain. berikut event -event  besar yang ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://megaholic.com/2008/05/13/technology-terbaru/internet/budaya-internet" rel="bookmark">Budaya Internet</a></h3><p>Teknologi dunia internet belakang ini sangat pesat sekali perkembanganya! sehinga banyak membuat kehidupan manusia semakin berubah. Manusia bukanlah makhluk yang biasa saja. Ia dibekali dengan ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://megaholic.com/2008/04/09/all-about-lifestyle/sejarah-graffiti" rel="bookmark">sejarah Graffiti</a></h3><p>Grafiti Grafiti (grafitty atau grafitti) adalah kegiatan seni rupa yang menggunakan komposisi warna, garis, bentuk dan volume untuk menuliskan kalimat tertentu di atas dinding. Alat ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://megaholic.com/2008/05/16/tips-dewasa/hubungan-antara-sex-dan-musik-saat-bercinta" rel="bookmark">hubungan antara sex dan musik saat bercinta</a></h3><p>"hubungan antara sex dan musik saat bercinta" mungkin agak terasa asing di telingan anda, dan belum pernah ada dalam kamus seorang Don Juan sekalipun! Ini ...</p></div></li><li><div class="seo_alrp_rl_content"><h3><a href="http://megaholic.com/2008/04/15/all-about-lifestyle/jenis-obat-obatan-terlarang-atau-drugs" rel="bookmark">Jenis Obat-obatan terlarang atau DRUGS</a></h3><p>Masalah mengenai obat-obatan terlarang memang  menjadi sorotan utama dari seluruh dunia. Dari segi bisnis dianggap sangat menguntungkan, sehingga membuatnya sangat sulit untuk dihilangkan. Hidup kita ...</p></div></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://megaholic.com/2008/04/12/all-about-lifestyle/all-about-underground/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

