test test 123 okey seep! he..tumben ni mega sempat ngupdate blog ini!ok to the point sajah kali ini mega akan menjelaskan apa itu BDSM( Bondage Discipline and Sadism Masochism ) mahluk apaan lagi ini ya? kerana banyak yang menanyakan dan mengirim email kepada mega mengenai apa itu BDSM atau kepanjangan dari Bondage Discipline and Sadism Masochism Istilah ini berkaitan dengan penggabungan praktek seksual yang melibatkan rasa sakit dan unsur-unsur kekerasan saat melakukang hubungan badan atau sex. contohnya melukai pasangan seks anda atau diri sendiri demi untuk mencapai orgasm atau kepuasan/kenikmatan saat berhubungan sex.. jadi menurut mega sendiri ini bukan seks tapi ini murni nafsu belaka!he
menurut sumber yang mega baca ada tiga macam tipe bdsm’er (orang penganut bdsm) yaitu yang pertama adalah dominants, trus yang kedua submissive dan yang terakhir adalah switch. dimana ketiga tipe tersebut sebenarnya dibagi lagi jadi beberapa kategori tapi mega akan jabarkan secara luas saja yah!he..cape mega!he
tujuan utama dari BDSM adalah safe n respects. tapi mega tambahkan satu lagi yaitu honest. iyaaaa di Indonesia sendiri BDSM’er sudah banyak tersebar secara merata di Indonesia, walau untuk wilayah Indonesia bagian timur mega belum pernah menjumpai atau belum tahu ada atau tidaknya BDSM’er.
yang terpenting saat kita melakukan BDSM atau biasa disebut scene adalah safe words. digunakan ketika seorang submissive atau biasa disebut slave telah mencapai limit tubuhnya. misal tidak kuat menahan rasa sakit yang teramat sangat (lebay). dia bisa melakukan suatu gerakan/tingkahlaku/ucapan sesuai yang sudah disepakati sebelum scene. ini sangat penting untuk menyebutkan limit diri sendiri kepada dominants sebab bukan tidak mungkin submissive bisa meninggal dalam permainan ini karena tidak kuat menahan rasa sakit karena itu perlunya safe n respects dan dominants pun tidak diperbolehkan melakukan abusing atau melanggar limit yang disebutkan submissive
sebenarnya soal BDSM adalah pure lust even not sex adalah anggapan gw dan beberapa orang yang setuju soal itu. pada akhirnya ya tetep aja akhir dari scene itu ML. tapi ada juga yang murni scene tanpa ada ML atau bahkan orgasm salah satu pihak.
sebuah cerita sex dari seorang femdom(siangkatan dari Female Domination atau bisa juga disebut Mistress atau ratu dalam bahasa Indonesia) asal borneo tante2 MILF cakep banget hehe. yang punya slave (submissive) anak sma umur 17 tahun. dimana bocah sma itu rela disiksa ma femdom tersebut semata2 demi ML (baca melepas kepejakaan awalnya dan akhirnya ketagihan hehe) yup dia rela disiksa segitu rupa demi ML yeah thats boy become BDSMer.
Dan masih banyak cerita dewasa soal cewe indo bagaimana bisa kenal sama BDSM yang banyak dikenalin oleh para bule/ekspat asing yang singgah di indonesia maupun yang di home countrynya. bahkan lelucuon para BDSMer kalau mau liat real scene liat saja TKW2 disiksa abis sama majikannya sana ke malay/arab << no sara just joking antara BDSMer.bahkan di indo sendiri abusing BDSM cukup banyak mulai Master (Male Domination biasa juga disebut Tuan dalam bahasa Indonesia) tertipu oleh slave cewe atau mungkin aslinya cowo (hode) pokoknya orang nyamar gt lah demi meraup keuntungan dari Masternya dengan awal2 minta uang buat datang ke kota masternya. bahkan ada femdom yang diporotin slavenya dilaporkan ke polisi dengan tuduhan penganiayaan… bahkan parahnya ada beberapa Dominants yang cari Submissive hanya demi Money Slave alias morotin slave nya. karena itu perlu adanya safe, honest and respect dalam BDSM. karena itu juga para BDSM’er di negeri ini cukup tertutup padahal aslinya bnyak hehe.
Meski aktivitas seksual ini banyak ditentang banyak orang, namun aktivitas seks seperti ini nyata adanya. Bahkan, bisa membuat ketergantungan. Para ahli menilai bahwa aktivitas seksual ini merupakan sebuah kebiasaan buruk yang harus dihilangkan dan dhindari. Mungkin dengan cara terapi dan sebagainya. Orang yang mengidap kebiasaan ini hendaknya diberikan terapi oleh para pakar. Sebab, sikap menyakiti pasangan atau diri sendiri demi kepuasan seks dianggap sebagai kelainan seksual yang cukup mengkhawatirkan. Aktivitas ini sangat tidak dianjurkan oleh para pakar seks.
Meskipun begitu aktivitas BDSM ini nyata benar-benar ada dan dialami oleh sebagian orang. Karena itulah, akhirnya aktivitas ini termasuk kegiatan seksual, namun termasuk aktivitas yang harus dihindari dan bahkan dilarang. Namun, kalau dilakukan hanya untuk variasi seks alias sekedar permainan, yang sifatnya hanya berpura-pura melakukan kekerasan, tanpa aksi menyakiti pasangan, tentu sah-sah saja dilakukan. sekarang yang menjadi pertanyaan penting adalah apakah mega ini salah seorang penganut BDSM atau Bondage Discipline and Sadism Masochism yang jelas mega benci aktivitas itu kerana BDSM bukan sex tapi ini murni nafsu belaka .(titik)
